umrah 2 tahun yang lalu

Bismillahirrahmanirrahim.

Ibadah Umroh yang saya lakukan kira-kira tanggal 20an bulan juli 2005. Ketika itu sebenernya saya sedang jadi panitia OSKM, tepatnya menjadi tim materi OSKM 2005 yang dikomandoi oleh akh Jalu TI’03..

Jadi kabur dulu 2 minggu untuk menghadap 4JJI di baitullah ^_^

Saya mulai dari mana ya…mmh iya umrah ini adalah umrah pertama saya (usia 20 tahun) ….sayangnya ayah, umi dan nadia tidak ikut, karena ketiganya harus beraktivitas di tempat kerja dan sekolah masing-masing….Jadinya saya pergi bersama andes.. adik kedua saya yang laki-laki (beliau sekarang kuliah di UNPAR jurusan Teknik sipil juga angkatan 2004 ).

Beruntung beliau laki-laki..,jadi saya tidak ada masalah dengan urusan mahram…Karena beliau

kan

mahram saya..

Hal seperti ini (masalah mahram) menjadi sangat ketat ketika berurusan dengan umrah dan haji…..seorang wanita yang belum menikah dilarang pergi umrah atau haji sendiri tanpa mahram (kalo pun diurus, maka visanya tidak akan keluar dari kerajaan Arab) …..kalaupun ia (akhwat ini ) tetap memaksa…mmh sebenernya ada trik2 yang digunakan oleh para penyedia perjalanan umrah (misal saya saat itu menggunakan perusahaan Safari Suci) yaitu mereka “memasangkan” jamaah ikhwan dengan jamaah akhwat untuk dijadikan muhrim sementara (hanya untuk di dokumen aja ko..kamar tidur mah tetep sendiri2 ^_^ ). Tentu saja proses memasangkannya dengan persetujuan dan keikhlasan dari masing-masing pihak.

Kebetulan saat itu masalah ini terjadi….

Ada

seorang akhwat lulusan IT

Australia

yang ikut jadi jamaah umrah, tapi dia pergi sendiri…(harusnya berdua tapi satu akhwat lainnya tidak mendapatkan visa, jadi teteh ini harus pergi sendiri ke Makkah Al Mukaromah).

hampir2 beliau juga ga pergi karena ada permasalahan dengan mahram ini….tapi Alhamdulillah ada seorang ustad yang pergi sendiri (tidak membawa istrinya), jadi solusinya, ustad ini sementara waktu  menjadi mahram dari akhwat tersebut. Alhamdulillah teteh ini jadi berangkat….problem clear….dan akhirnya teh rifna (nama akhwatnya) malah tidur sekamar dengan saya selama di Madinah Al Munawwarah, Mekkah Al Mukarramah, dan Jeddah. Malah jadi sahabat dekat…hingga sekarang pun masih suka contact2 lewat friendster..karena sekarang beliau bekerja di

Singapore

Itu kira-kira cerita awalnya…tentang proses awal sebelum keberangkatan ke Madinah…Oh iya rombongan jamaah berjumlah kurang lebih 30 orangan…sedikit ya…karena saat itu memang bukan peak season. Maklum itu

kan

pertengahan tahun…tidak banyak orang yang pergi di bulan itu….

Okey..selanjutnya proses pemberangkatan….

Tujuan pertama adalah Madinah Al-Munawwaroh….Pesawat yang digunakan adalah Garuda

Indonesia

…..(saat itu Alhamdulillah pesawatnya baik2 aja ko…no accident just like nowdays ^_^ ). Arin lupa nama airport nya…kalo ga salah nama raja Arab…King Abdul Aziz kalo ga salah…

Mulai berangkat dari Airport Cengkareng (a.k.a Soekarno-Hatta) dianter sama umi dan nadia..ayah datangnya telat karena harus ke kantor dulu…Kumpul di

sana

jam 1 PM…tapi baru check in jam 3 PM.dan boarding kalo ga salah jam 4 PM..

Saat itu sebenernya arin sama andes baru pertama kali ke luar negeri tanpa keluarga besar (plus ayah, umi, dan nadia)….usually we go abroad together

Dan saat itu kita ngerasa keren gitu deh hehehe….pergi ke tempat yang jauuuuuuuh banget only the two of us ….CoOL !!!

Yang pasti kita jd saling menguatkan dan memastikan bahwa we will be all right out there.…no Problem ….hehehe…

Saat umi nganter kita di bandara..umi meyakinkan kami kembali (itu untuk yang kesekian kali….) apa bener kita berani untuk pergi without them….She really worried about us…well umi is the GREAT mom that we have ever had…even if she was very busy…she always thinking about us…that’s really touching

dengan mantap kita menjawab..YES off course..we’ll be allright out there…padahal awalnya ga PD juga sih..soalnya perbekalan kami amat terbatas..kalo ada umi

kan

enak.. mau apa2 tinggal minta..kalo sekarang…mau beli sesuatu musti mikir2 dulu..kira2 uang yang ada bakal cukup ampe pulang ga ya….mmh..jadi perlu money management nih..

Akhirnya…dengan mantap dan Bismillah..the airways was flight wonderfully…everything seemed on control..

Di pesawat ustad asep yang jadi pembimbing jamaah ini mengajarkan kami banyak hal terkait doa dan kebiasaan2 dan kultur bangsa arab..

Oh iya karena umi masih takut terjadi apa2 dengan kita..maka semua orang tua yang ikut umrah  saat itu dimintai tolong supaya membantu menjaga kami..hehehe..praktis kami jadi pusat perhatian semua ibu2 yang ada saat itu ^_^.

Eh kembali ke pesawat ya…

Ustad asep memulai pengarahannya dengan meminta kita berdoa sebelum pesawat lepas landas….lalu beliau mulai mengajarkan apa2 saja yang perlu diperhatikan ketika prosesi umrah dilakukan..mulai dari berniat untuk umrah…masuk ke dalam baitullah..menatap ka’bah nan mulia..melakukan thawaf 7 putaran…dilanjutkan dengan berdoa di antara multazam dan pintu ka’bah….sholat di dekat maqam(jejak kaki) Ibrahim dan hijir Ismail … lari2 kecil di antara bukit safa dan marwah (sa’i)…kemudian terakhir sekali tahalul (memotong rambut, untuk ikhwan biasanya dicukur semua rambut kepalanya…akhwat mah ujung rambutnya aja yang dipotong).

itu sedikit cerita awalnya..nanti didetilkan lagi per bagian ya di cerita di bawah ini..

<span style=”mso-ansi-langu

2 Responses to “umrah 2 tahun yang lalu”

  1. ' ' Haldi ' ' Says:

    Nice story..
    btw.. mengenai gua Hiro… itu maksudnya gua Hiro atau gw Tsur?

  2. Ariane Viky Says:

    mmh….perasaan sih dijelasinnya itu gua hira.tapi kalo dari kisahnya sepertinya itu gua tsur ya..musti buka sirah lagi nih…lupa..^_^

Leave a Reply