Kearifan….
Bismillahirrahmanirrahim..
mau sedikit sharing…
Baru aja nonton metro TV…acara berita metro malam….ada sebuah dialog seru dan menurut arin ini bagus banget..pelajaran penting buat para pemimpin negara ini..termasuk untuk para calon generasi penerus bangsa….termasuk mahasiswa dan pelaku kaderisasi kampus..^_^
Apakah itu??
Begini ceritanya….Akhir2 ini sering kan kita dengar di berita tentang persidangan seorang mentri DPK (Kelautan dan perikanan) Bapak Rohmin Dahuri. Beliau disidang karena kasus dugaan korupsi dan penyelewengan dana non bujeter..yang ternyata setelah diungkap di persidangan…dana2 tersebut banyak yang masuk ke tim2 kampanye pemilu Presiden RI 2004 kemarin…
SAlah satu yang terungkap bahwa dana tersebut mengalir ke tim sukses SBy, GUs solah (Ca wapres Wiranto), mEgawati, Amin rais, dll yang lain masih belum terungkap…
Yang menarik dari interview Meutia Hafidz dengan gUS solah dan bapak dari perwakilan tim SbY ( ketua bidang keagamaan sBY) ini terbaca bahwa interview ini merupakan bentuk pencerdasan moral dari media kepada masyarakat Indonesia…ko bisa ??
Iya, karena jelas sekali terlihat bahwa kedua tokoh ini MAU MENGAKUI bahwa mereka telah menerima dana non bujeter tersebut…mereka secara eksplisit langsung mengiyakan…lalu ketika ditanya apakah ke2 nya tidak curiga bahwa uang sebesar @RP 200 juta tersebut berasal dari dana DKP…. kedua nya menjawab bahwa tidak pernah berfikiran itu adalah dana DPK, karena ke2nya telah kenal Rohmin Dahuri cukup lama…dan pa rohmin sendiri mengatakan bahwa uang itu bukanlah dan DKP…
selanjutnya yang resonance adalah ketika gus Solah mengatakan bahwa ia mengakui telah menerima dana tersebut (Rp 200 juta,red) dan ia bertanggungjawab atas adanya dana tersebut di kantong nya…malah ia ketika ditantang apa mau datang bila dipanggil ke pengadilan..dengan gamblang ia akan hadir..karena ia merasa berkepentingan untuk mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia..kemudian bila ia diminta pengadilan untuk mengembalikan dana tersebut..maka ia pun dengan lugas akan mengembalikan 200 juta tersebut..karena itu adalah uang negara….
Lalu ketika ditantang..bagaimana bila menurut pengadilan gus solah divonis bersalah karena telah menerima dana sumbangan pemilu yang lebih besar dari Rp 100 juta (aturan pemilu, red)…dan diancam hukuman penjara 2 tahun….?? maka gus solah dengan mantap menjawab ia bersedia untuk menanggung hukuman tersebut bila memang demikian yang telah diputuskan oleh pengadilan..
hal serupa juga diungkapkan oleh pihak dari tim SBy (Arin lupa namanya siapa)…
Subhanallah..betapa luar biasa apa yang arin simak tadi…akhirnya ada tokoh2 bangsa ini yang mau jujur dengan hati nuraninya sendiri…betapa Bangsa ini membutuhkan orang2 seperti itu..orang2 yang ketika bersalah mengakui apa yang menjadi kekhilafannya…di saat semua orang yang dituduh berlomba-lomba meningkari telah menerima dana DPK tersebut..masih ada orang2 yang mau mengakui kesalahannya..
BAngsa ini membutuhkan figur2 pemimpin yang mampu meresonansi rakyat indonesia..
meresonansi dengan kelururan akhlak dan budi pekertinya…tak malu mengakui kesalahan ketika diluruskan oleh rakyatnya..seperti Umar bin Khatabb yang mau dinasihati oleh seorang wanita arab….
sudah saaatnya muncul ruh2 baru untuk mengisi ruang2 publik..yang sudah teruji mentalitas dan komitmennya terhadap dakwah islam…
Dan kampuslah tempat persemaian terbaik untuk menghasilkan kader2 yang kelak mampu menunjukan izzah islam…bukankah islam telah mengajarkan kejujuran kepada kita…islam pulalah yang mengajarkan kepada kita untuk jantan mengakui kesalahan kita…bukankah 4JJI lebih menyukai orang yang berbuat salah lalu ia memohon ampun kepada Rabb nya..
Semoga sedikit apa yang ditulis ini bisa membangkitkan lagi semangat yang sudah mulai meluntur terhadap dakwah…
Bahwa apa yang kita lakukan di kampus ini mungkin hasilnya tak tertuai hari ini juga..mungkin 10 atau 20 tahun lagi baru terasa..akan semakin banyak pemimipin2 bangsa yang memiliki karakter bak Umar Bin khatabb yang sensitif terhadap penderitaan warganya…atau bak Abu bakar yang tegas ketika menumpas pembangkangan kaum muslimin yang tidak mau membayar pajak….
dan itu terjadi karena di kampus ada kakak2 mentornya yang pernah menceritakan kisah2 heroik para shahabat dan shabiyyah rasulullah..
semoga apa yang kita lakukan ini menjadi sedikit bentuk investasi kita akan bangkitnya Indonesia yang lebih baik kelak..dan tentu saja semoga islam berjaya di negeri ini..
terimakasih atas inspirasinya Gus solah..semoga semakin banyak pemimpin2 bangsa ini yang sadar bahwa kejujuran adalah segala2nya. meskipun hal itu pahit tapi api neraka lebih pahit dan menyakitkan….
Dan semoga masyarakat indonesia terresonansi untuk juga menjadi lebih baik lagi….
we need a strong community to build this country..and it’s begin in campus…
wallahu’alam
arin
May 26th, 2007 at 8:38 am
Tapi Wiranto membantah pernyataan Amien Rais. Begitu pula SBY & JK, langsung dari mulut mereka sendiri, ampe bikin konferensi pers segala. Bahkan SBY ngancem akan membawa urusan ini ke pengadilan atas tuduhan pencemaran nama baik.
Hmm… ketidakserasian pendapat antara mantan pasangan (Gus Solah & Wiranto) serta antara (ca)pres-(ca)wapres & tim suksesnya?
Link: http://www.antara.co.id/arc/2007/5/18/wiranto-bantah-terima-dana-dari-dkp/
dan
http://www.antara.co.id/arc/2007/5/25/yudhoyono-bantah-terima-dana-dkp-maupun-donatur-asing/
December 11th, 2008 at 1:00 pm
Blogwalking ..
nice posting i found here,.. thanks for the info
December 11th, 2008 at 3:18 pm
Thanks for visiting my blog